Selasa, 11 Maret 2014

Drama : Sihir Terhebat



SIHIR TERHEBAT
Karya   : Nadia Nur Faiha S
              Delinda Irlyana
Tokoh  : Theodora Emerald,Gilinda Emerald,Albus Emerald,Bellatrix Lestrange
Suatu hari,di sebuah kerajaan sihir tinggalah sepasang penyihir terhebat di dunia yang bernama Albus Emerald dan Gilinda Emerald,mereka mempunyai seorang putrid yang bernama Theodora Emerald,tetapi ia tidak memiliki kekuatan sihir seperti orang tuannya.lalu dia mendatangi kedua orang tuanya untuk bertanya.
Theodora         : (mendatangi kedua orang tuanya dengan wajah kecewa) “ Ibu mengapa aku       tidak memiliki kekuatan sihir seperti kalian?apakah aku seorang muggle?”
Albus               : (terkejut mendengar perkataan Theodora)”Apa yang kau katakana?semua orang keturunan sihir pasti akan memiliki kekuatan sihir seperti orang tuanya!”(dengan nada keras)
Gilinda             : (mendekati Theodora)”anaku saying,mengapa kau berbicara seperti itu?kau adalah seorang penyihir,dan engkau pasti mempunyai kekuatan yang sama seperti ibu.ibu berjanji akan mengajarkanmu semua tentang sihir.”
Keesokan harinya…
Albus               : “Gilinda,apakah kau yakin bisa mengajarkannya?”(dengan penuh keraguan)
Gilinda             : “aku yakin bisa mengajarinya sampai menjadi penyihir yang hebat!Theodora…(memanggil anaknya)
Theodora         :”ibu aku sudah siap!!”(dengan penuh semangat)
Gilinda             :”baiklah,sekarang kita mulai pelajaran pertama yang sangan mudah,yaitu membuat benda melayang.sekarang arahkan tongkatmu ke benda yang kau inginkan,lalu ayunkan dan hentakan(sambilmencontohkannya)dan katakana Winggarium Leviosa”
Theodora         : (sambil mengikuti ibunya)”Winggarium Leviosa”
Tetapi,Theodora tidak bisa menggunakan sihir seperti ibunya untuk menerbangkan 
Sebuah benda.dia mencoba berkali kali tapi tetap tidak bisa.lalu dia berfikir untuk mencoba
Sihir lainnya.
Gilinda             : “anaku sayang,mungkin sihir ini tidak berlaku untukmu,ibu akan mengajarimu sihir yang lainnya.”
Theodora         : “Baiklah”(dengan penuh kekecewaan)
Gilinda             : “sekarang ,kita akan mempelajari mantra yang bisa menghilangkan dan mengalahkan sihir jahat di dunia!”
Theodora         : “Waw,itu sangat hebat!ayo kita mempelajarinya,Bu!”
Gilinda             : “sekarang,fokuskan fikiranmu dan bayangkan hal yang paling membahagiakan dalam hidupmu,lalu katakana dengan penuh keyakinan Expecto Patronum!(seketika seberkas cahaya keluar dari tongkat Gilinda)
Theodora         : (mencoba,mengikuti ibunya)”Expecto Patronum,Expecto Patronum,Expecto Patronum!”(tapi tidak terjadi apapun pda tongkat Theodora)
Berkali kali Theodora mencoba,sama halnya dengan sihir sebelumnya dia tidak bisa.hingga dia
 merasa putus asa,dan tidak menginginkan mempelajari sihir lagi.
Theodora         : “sihir membuatku gila,aku tidak mau mempelajari sihir lagi,TIDAK AKAN!!!”
Tetapi,ada seorang penyihir jahat bernama Bellatrix Lastange yang sejak lama menginginkan
tahta dan kekuasaan di kerajaan Emerald.langit menjadi gelap,suhu terasa sangan dingin seakan-
kebahagiaan telah sirna di muka bumi ini,saat bellatrix mendatangi raja Albus.
Albus               : (kaget saat melihat Bellatrix)”Bellatrix?ada apa,sehingga kau datang menemuiku?”
Bellatrix           : (dengan nada tinggi)”sedahlah Albus,sudah cukup aku bersabar dan menunggu untuk menjadi ratu di kerajaan ini,sekarang sudah saatnya aku mendapatkan semuanya!”
Albus               :”tapi kau tidak bisa seperti itu,Bellatrix!ini adalah istanaku dank au tak akan bisa memiliki istana ini!”
Bellatrix           : (dengan nada tinggi)”cukup!aku bisa Albus dan aku akan melakukan segala cara demi meraih kekuasaan di Negara ini!aku bahkan bisa saja membunuhmu jika aku mau!”
Albus               : “jika kau memang benar tidak memiliki hari nurani,dan kau tidak memiliki kebaikan dalam hatimu, bunuhlah aku jika itu bisa membuatmu bahagia!”
Ternyata perkataan Bellatrix tidak hanya sekedar ancaman,tapi dia benar melakukannya.
Bellatrix           :”Avada Kadabra”
Dia membunuh Albus Emerald,Gilinda dan Theodora merasa sangat terpukul atas hal itu.
Tetapi,Bellatrix bukan hanya ingin membunuh Albus,tetapi dia uga bernia membunuh Gilinda
dan Theodora.mengetahui hal itu,mereka melarikan diri dari istana,tetapi di suatu hutan mereka
bertemu dengan Bellatrix Lastrange.
Bellatrix          :”Hallo Gilinda…Theodora senang bertemu denganmu…kalian akan peergi kemana?menjauh dariku?kalian tidak akan bisa!”
Gilinda            :”mengapa kau selalu mengganggu ketentraman istanaku Bellatrix?”
Bellatrix          :”Gillinda,kau pura pura bodoh atau kau memang bodoh?apa kau tidak pernah mengerti,aku menginginkan tahtamu Gillinda!”
Gilinda            :”jika itu yang kau inginkan,ambilah Bellatrix.tapi kau jangan pernah mengganggu kehidupa kami lagi!”
Bellatrix          :”tidak semudah itu Gillinda,aku bukan hanya menginginkan tahtamua,tapi aku juga menginginkan kematian kalian berdua!”
Theodora         : (dengan nada keras)”menjauh dari ibuku!”
Bellatrix          :”Theodora Emerald,gadis kecil yang pemberani,tapi sayangnya kau tidak memiliki sihir apapun,tidak seperti orang tuamu.mungkinkah kau seorang muggle?”
Lalu,Bellatrix mengeluarkan mantra kutukan yang seketika menyiksa Gilinda dan Theodora.
Bellatrix          :”Crucio
Gilinda dan Theodora:”agghhh”(kesakitan)
Bellatrix          : (mengarahkan tongkatnya pada Gilinda)”Avada Kadabra!”
Gilinda pun meninggal dunia.dan yang menjadi harapan terahir hanyalah Theodora yang tidak
Memiliki kekuatan sihir.tetapi…
Bellatrix          :”Crucio!gadis yang lemah,aku merasa kasihan padamu dilahirkan di keluarga terhormat.tapi kau tidak bisa membanggakan istanamu,karna kau seorang muggle yang tidak memiliki kekuaatan apapun,bagaimana kau bisa melindungi rakyatmu?biarkanlah aku yang menggantikanmu memimpin kerajaan Emerald!”
Theodora         : (dengan sangat kesakitan)”kaulah yang lemah Bellatrix,kau tidak pernah merasakan cinta atau persahabatan,hatimu hanya dipenuhi oleh amarah dan kejahatan!aku yang seharusnya merasa kasihan padamu!”
Bellatrix          :”beraninya kau mengatakan itu padaku!crucio!!!”
Dengan penuh keyakinan Theodora mengeluarkan tongkatnya..
Theodora         :”stupety!”(dengan sangat kesakitan)
Bellatrix pun terjatuh,tetapi…
Bellatrix          : “Redacto
Theodora         : (dengan penuh keyakinan)”Expeliamus”(membayangkan hal yang paling membahagiakan dalam hidupnya)”EXPECTO PATRONUM!!!!!”
Lalu,seberkas cahaya keluar dari tongkat Theodora,dia berhasih menglahkan Bellatrix dan semua
sihir jahatnya,Theodora menjari penyihir terhebat,dan pewaris tahta di kerajaan Emerald.dia
 menyadari bahwa sihir terjebat ialah KEBAIKAN,KEYAKINAN,DAN KETEGUHAN HATI

Selesai,,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar